News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Ngopi Ukhuwah Komda Fdikom

diposting pada tanggal 24 Sep 2017 10.41 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Tak ada yang lebih indah, kecuali dibalut dengan ukhuwah. Acapkali sebuah pepatah tersebut selalu digemparkan kepada kader-kader Lembaga Dakwah Kampus Syarif Hidayatullah (LDK Syahid), khususnya kader omisariat dakwah Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Komda Fdikom). Agenda rutin yang dilakukan oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Muslim (PSDM) Komda FDIKOM guna mempererat jalin silaturrahim antar kader, juga tambahan porsi ilmu mengenai ajaran maupun syari’at Islam rutin dilakukan. Ngopi Ukhuwah sebutannya. Ngobrol Perkara Iman dalam Ukhuwah ialah arti dari Ngopi Ukhuwah. Tema yang dibahas dalam agenda yang dapat disebut sekaligus kajian ini ialah, Ma’rifatul Maidan yang berarti kenali medannya, susun strateginya. Agenda ini dilakukan di ruang kelas 5.15 Fdikom dari pukul 16.00 hingga setengah 18.00 WIB, pada hari Jumat (22/09) dengan pemateri Reza Milady.

Sosok Fathi Yakan merupakan tokoh Islam yang saat ini memperjuangkan agamanya. Menurut Reza, ia banyak menyaksikan model manusia yang bila berbeda pendapat akan berubah menjadi buas, kejam, penuh dengki, dan pendendam.

“Perlu adanya strategi untuk menangani umat yang sudah terkoyahkan oleh zaman ini. Tentunya dengan mengenali terlebih dahulu alurnya, sifatnya, dan barulah susun strateginya,” ungkap Reza Milady.

Seperti yang dikutip dari surah Al-Imran ayat 110 yang berbunyi kamu adalah umat yang terbaik dilahirkan untuk seluruh manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.

“Maka dari itu, agar terhindar dari kefasikan yang dimaksud adalah dengan cara perkuat benteng iman kita, dan ubah dunia ini mengarah yang lebih baik, dengan cara yang benar,” ujar Reza menambahkan sesuai dengan surah Al-Imran ayat 110.

Berbicara tentang iman, berbicara pula tentang ketauhidan. Terdapat beberapa dimensi ajaran tauhid dalam Islam, yaitu tauhid dalam dzat, tauhid dalam sifat, tauhid dalam af’al, tauhid uluhiyah, dan tauhid rububiyah.

“Pondasi iman inilah yang penting ditanam pada setiap kader-kader LDK Syahid khususnya Komda Fdikom,” kata Endah Novianti sebagai salah satu kepanitiaan yang menyelenggarakan kajian ini.

(Radhina Rifa) 

Comments