News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Parkir Semraut? Ini Jawaban Rektor

diposting pada tanggal 8 Jan 2017 08.06 oleh Radio RDK UIN Jakarta

Pengelolaan lahan parkir yang dinilai semraut dan kurangnya fasilitas keamanan seperti yang dijanjikan menjadi perhatian mahasiswa. Dalam acara syukuran akhir tahun yang diselenggarakan di Rumah Dinas Rektor UIN, Ahmad Al Darda ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Jakarta periode 2016, menanyakan beberapa masalah mahasiswa langsung kepada rektor. Dalam dialog ini, Darda menanyakan kuranya fasilitas CCTV di gedung parkir dan asuransi bagi yang kehilangan motor.

Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr Dede Rosyada, MA memamparkan dimulai dengan mengapa urusan parkir dikelola oleh GB Parking, ini adalah usaha UIN untuk memperjelas pemasukan dari parkir kendaraan, mengingat hal ini akan selalu dilaporkan ke Departemen Keagamaan (Depag). Selain itu jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan UIN bisa meminta pertanggung jawaban dari pihak GB Parking. Belajar dari pengalaman rektor yang pernah ditagih uang senilai 32 juta rupiah untuk mengganti motor mahasiswa yang hilang pada tiga hari setelah dirinya dilantik.

Menanggapi belum adanya CCTV di gedung parkir, rektor akan menagih janji dari pihak GB Parking dengan segera. Sebenaranya pengadaan dan pembaharuan fasilitas di UIN sudah ada perencanaannya dan dibagi-bagi dalam emapat tahun pengabdian rektor. Jadi ada yang sudah terrealisasikan dan ada yang belum.

“Asuransi untuk mahasiswa prosedur penarikanya sudah jelas namun memang tidak adanya sosialisasi jadi mahasiswa kurang mengerti” Ujar Prof. Dr Dede Rosyada, MA. Sudah ada mahasiswa yang mendapatkan asurasi mengganti motornya yang hilang. Rektor berharap mahasiswa lebih aktif melaporkan kejadian-kejadian seperti ini.


(Siti Fatimah)

Comments