News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Pendapat Mahasiswa Tentang Kasus Bullying

diposting pada tanggal 18 Jul 2017 10.13 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Kasus bullying yang dialami oleh mahasiswa di satu universitas swasta di Indonesia rupanya menjadi permasalahan yang hangat di perbincangkan, baik di lingkungan masyarakat, lembaga pendidikan, bahkan perguruan tinggi. Bullying cenderung terjadi kepada orang yang bersifat lemah, berbeda dari yang lain, tidak dapat membela diri dan tidak memiliki teman.

Mahasiswa Fakultas Psikologi jurusan Psikologi semester 7, Bachtiar Hadi mengatakan, sangat miris karena masih ada saja bullying yang terjadi di perguruan tinggi, apalagi bullying ini menimpa mahasiswa yang berkebutuhan khusus. “Ada dua dampak yang dialami oleh korban bullying yaitu dampak negatif dan positif, dampak negatif yaitu terganggu mental, depresi dan mengakhiri hidupnya, adapun dampak positifnya yaitu adanya semangat atau motivasi yang menjadikan dirinya bangkit agar tidak di bullying lagi,” tutur Bachtiar. Bachtiar berharap, dengan adanya kasus bullying yang menimpa mahasiswa tersebut, menjadikan masyarakat dan mahasiswa menjaga tutur kata dan tindakan/ agar tidak lagi kasus bullying yang terkadang korban bullying lebih condong kedalam dampak negatif daripada positif.

Mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) jurusan Hukum Keluarga semester 3, Salsabila Jihan mengatakan, sangat menyayangkan dengan kasus bullying yang terjadi pada mahasiswa. Jihan menambahkan bahwa bullying kerap terjadi dan dialami oleh siapa saja. Jihan berharap semoga tidak ada lagi korban yang mengalami bullying dan jika ada yang melihat korban bullying maka sebaiknya ditolong atau dicegah.

Seli Nursolihat
Comments