News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

Peringati Hari Kartini, Dema Psikologi Gelar Talkshow dan Beauty Class

diposting pada tanggal 30 Apr 2017 18.02 oleh Radio RDK UIN Jakarta
Dian Pelangi sedang menceritakan proses keberhasilannya 
menjadi fashion designer terkenal bersama Stephanie Kurlow

21 April diperingati oleh seluruh perempuan Indonesia sebagai Hari Kartini. Hari jadi pahlawan emansipasi perempuan Indonesia yang lahir di Jepara, sebuah kota kecil di Jawa Tengah, 138 tahun silam.  Meski sudah sepekan berlalu, rupanya euforia Hari Kartini masih melekat pada fakultas yang mahasiswanya didominasi kaum hawa ini. Mengangkat tema “Empower Women Empower Future”, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Psikologi UIN Jakarta mengadakan talkshow and beauty class bekerjasama dengan Wardah Cosmetic Jumat (28/4) lalu di gedung Fakultas Psikologi kampus dua UIN Jakarta. Talkshow dan beauty class yang dibuka untuk umum ini dimulai sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB serta menghadirkan fashion designer Dian Pelangi dan Balerina berhijab pertama di dunia Stephanie Kurlow. Talkshow kali ini dihadiri lebih dari 180 peserta.

Dian Pelangi pada talkshownya mengungkapkan, wanita adalah sosok pembangun generasi dan mengispirasi masyarakat lewat pemikiran dan tingkah lakunya. Perempuan sudah seharusnya saling support satu sama lain, memberikan semangat untuk terus berkarya, dan mampu menginspirasi masyarakat.

“Tidak hanya cantik dari luar, yang utama seorang perempuan harus mampu memancarkan kecantikan dari dalam baik dalam bersikap maupun cerdas dalam berkarya menjadikan inner beauty seorang perempuan mampu menginspirasi orang lain,” tutur  desainer muda berbakat tersebut.

Kesuksesan dalam bidang fashion diakui Dian tidaklah didapatkan dengan mudah. Banyak hambatan yang membuatnya berkali-kali sedih karena gagal, namun baginya fokus terhadap solusi adalah yang utama dalam membangun kembali apa yang telah ia perjuangkan. Baginya, terus-menerus berkutat dengan kegagalan tidak akan menghasilkan apa-apa. Wanita berhijab itu berpesan, semoga semangat Kartini dapat hadir dan hidup pada diri masing-masing perempuan yang terpancar lewat tutur kata, penampilan, dan karya yang dapat menginspirasi orang lain.

Tak hanya Dian Pelangi, remaja berbakat asal Sydney serta balerina berhijab pertama dunia, Stephanie Kurlow yang sempat terbata-bata memperkenalkan diri, dan menanyakan kabar para peserta dengan bahasa Indonesia, mengaku belajar menari sejak usia tiga tahun dan merasakan menari adalah bagian dari dirinya. Stephanie mengaku sosok iceskater perempuan berhijab asal Dubai menginspirasinya dalam mendalami dunianya saat ini. Remaja yang sangat dekat dengan ibunya ini mengaku akan segera membuka sekolah seni yang menerima anak dan remaja yang mau belajar dari berbagai kalangan dalam waktu dekat. Hal ini mengingat tingginya diskriminasi terhadap orang-orang berlatar belakang tertentu di Australia.

Mahasiswa Psikologi semester enam, salah satu peserta talkshow Ahmad Faisal mengatakan, alasannya mengikuti talkshow kali ini ialah karena penasaran dan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan fakultas. Ia berharap setelah mengikuti talkshow dan beauty class ini, mahasiswi dapat terinspirasi dalam berkary, memiliki kepribadian, dan penampilan yang semakin bersinar.

(Syarifatul Adibah)

Comments