News‎ > ‎Berita Kampus‎ > ‎

UKM KMPLHK Ranita Kirim Relawan Peduli Longsor di Bogor

diposting pada tanggal 18 Feb 2018 10.09 oleh RDK FM UIN Jakarta
Bantuan diberikan kepada korban Longsor di Cijeruk, Bogor

Intensitas curah hujan yang tinggi di daerah Bogor mengakibatkan terjadinya longsor di Kampung Maseng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor pada Senin (5/2) lalu. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (KMPLHK) Kembara Insani Ibnu Batuttah (Ranita) langsung merespons dengan mengirimkan dua anggotanya, yaitu Alfiah Nurul Zakiyah  dan Iqbal Ramadhan untuk turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Divisi (Kadiv) Disaster Management (DM), Lien Sururoh mengungkapkan, alasan KMPLHK Ranita mengirimkan dua staf tersebut  karena Alfiah Nurul Zakiyah mempunyai kemampuan di bidang disaster management serta Iqbal Ramadhan mempunyai kemampuan di bidang Search and Rescue (SAR) dan pemetaan wilayah, sehingga memudahkan memberi bantuan di TKP. “Persiapan menuju lokasi adalah persiapan berkas seperti form assesment atau form pendataan, surat tugas, briefing pergerakan selama di lokasi, menyiapkan keperluan pribadi seperti pakaian dan lain sebagainya,” ujarnya. Menurut perempuan yang kerap disapa Mile ini, persiapan yang dilakukan sudah maksimal dengan terbuktinya kinerja relawan di lapangan.  Mile mengungkapkan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga yang terkena bencana. Bantuan itu seperti seperangkat alat sekolah untuk dua orang siswa, keperluan ibu hamil dan sembako, yang berasal dari hasil penggalangan donasi yang dilakukan oleh anggota Ranita.

Relawan yang diutus, Alfiah Nurul Zakiyah mengungkapkan, ada dua pemberian bantuan yang dilakukan oleh relawan KMPLHK Ranita, yaitu berupa tenaga yang dilakukan mulai 7 Februari dan bantuan berupa logistik dilakukan pada 14 Februari kemarin. Selain itu, relawan juga memberikan peta  rawan bencana longsor dan poster yang bertujuan untuk memberitahu warga sekitar lokasi rawan longsor dan memberikan edukasi bagi warga. “Masyarakat merespons bantuan yang diberikan relawan dengan sangat senang dan bersyukur,  ini memudahkan memberi bantuan di TKP. Saat ini kondisi masyarakat di lokasi sudah aman dan ada 19 keluarga yang di relokasi ke tempat yang lebih layak,” terangnya. Perempuan yang akrab disapa Cendai ini menuturkan, dengan adanya relawan KMPLHK Ranita, semoga dapat membantu dan menyadarkan masyarakat setempat untuk tidak lagi membuat pemukiman yang sekiranya dapat berpotensi terkena longsor.

(Syahbaniyah Widyanitamy)

Comments