News‎ > ‎

Berita Kampus


Regenarasi Kepengurusan Harapkan Hubungan Makin Harmonis

diposting pada tanggal 14 Feb 2018 11.03 oleh RDK FM UIN Jakarta   [ diperbarui16 Feb 2018 05.15 ]

Saat berlangsung proses penyerahan serah-terima jabatan Dema-F

Telah dilaksanakan pelantikan Senat Mahasiswa (Sema), Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Himpunan Mahasiswa Konsentrasi (HMK) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) dengan tema “Regenerasi Kepengurusan, Membangun Afiliator Fdikom yang Beradab dan Profesional”. Acara ini bertempat di Teater  Prof. DR. Aqib Suminto Lantai 2 Gedung Fdikom, Rabu (14/2). Pelantikan ini sekaligus serah terima jabatan ketua Sema-F, Dema-F, HMJ dan HMK.

Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Suhaimi M.Si mengatakan, persiapan pelantikan pada tahun ini dirasa lebih siap. Menurut Suhaimi, menjadi pengurus organisasi mahasiswa sangatlah sulit, karena anggarannya yang sedikit. “Jadi anggota organisasi mahasiswa harus kreatif dalam mengelola anggaran organisasi yang sedikit itu. Kunci dari menjalankan organisasi mahasiswa adalah bersyukur dan ikhlas, agar program kerja (proker) dan amanah dari organisasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. Suhaimi berharap agar semua bisa membenahi akhlak diri masing-masing sesuai kode etik mahasiswa UIN Jakarta, sebagai wujud bukti untuk menjalankan amanat yang tertera dalam Surat Keputusan (SK).

Ketua umum Sema-F terpilih, Sholihah Asri Wijayani mengatakan, tujuan dari pelantikan tahun ini adalah untuk regenerasi kepengurusan yang beradab dan profesional. Asri juga memaparkan, pelantikan ini seharusnya masih tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Fdikom. Namun karena satu dan lain hal, akhirnya Sema-F yang mengatur persiapan dan jalannya pelantikan. Ia menambahakan, panitia yang mengatur persiapan dan jalannya pelantikan adalah delegasi dari setiap jurusan di fakultas. “Lamanya persiapan pelantikan ini dilakukan kurang lebih seminggu, karena sebelumnya Fdikom telah mengadakan bakti sosial (baksos) dan jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) juga telah melakukan kegiatan Safari Dakwah. Jadi persiapan pelantikan ini waktunya sangat sedikit,” akunya. Menurut Asri, pelatikan tahun ini, seluruh anggota dari HMJ dan HMK sangat antusias dibanding tahun-tahun sebelumnya. Harapan dari Asri untuk kepengurusan baru ini adalah agar hubungan antara Dema-F, Sema-F, HMJ dan HMk lebih harmonis dengan mengedepankan asas profesionalisme.

(Alya Safira)

73 Tahun Peringati Peristiwa Pemberontakan PETA

diposting pada tanggal 14 Feb 2018 10.44 oleh RDK FM UIN Jakarta   [ diperbarui14 Feb 2018 10.45 ]

Monumen Supriyadi simbol perjuangan PETA (source: Google)

Dalam sejarah nasional Indonesia, 14 Februari ditetapkan sebagai Peringatan Peristiwa Pemberontakan Pembela Tanah Air  (PETA) di Kota Blitar pada tahun 1945. Pemberontakan ini dipimpin oleh Shodancho Supriyadi. Pasukan PETA dibentuk oleh militer kekaisaran Jepang di Indonesia dengan merekrut pemuda Indonesia dan digembleng sebagai prajurit. Namun sejarah mencatat, PETA memberontak ketika komandan muda tersentuh melihat penderitaan rakyat Indonesia yang diperbudak oleh tentara Jepang.

Veteran pejuang Indonesia, Letnan Kolonel (Letkol) Purnawirawan (Purn) H. Sriyono menuturkan, dirinya sering sekali mengikuti Ir. Soekarno dalam berbagai permasalahan. Selain itu ia juga pernah berjuang di hutan selama setahun dan menerima makanan dari sukarela masyarakat yang pro dengan Indonesia. Sriyono juga berpesan, untuk jangan pernah melupakan sejarah. “Karena jika kita melupakan sejarah, maka kita tidak tahu jati diri sendiri. Jangan mengkhianati perjuangan pejuang negara kita,” ungkapnya. Ia mengatakan, generasi muda juga jangan mudah percaya dengan sejarah-sejarah yang belum pasti kebenarannya, tetapi menyaring sejarah tersebut sebelum memaknainya.

Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) UIN 2015, Bayu Putra Ananda menjelaskan, tragedi pemberontakan oleh PETA ini merupakan wujud rasa nasionalisme yang dikeluarkan oleh pemuda di masa penjajahan Jepang dulu. Ini tergambarkan oleh kisah pribumi yang melakukan kerja paksa tanpa dibayar dan diberi makan. “Namun karena merasa pemuda tidak dihargai, kemudian melakukan pemberontakan. Pemuda inilah yang menjadi pelopor kemerdekaan Indonesia,” terangnya. Bayu berpesan agar pemuda Indonesia memiliki semangat nasionalisme yang tidak boleh kalah seperti pemuda zaman penjajahan dulu. “Walaupun zaman sekarang sudah tidak dijajah dalam bentuk perang, namun negeri kita saat ini sedang dijajah oleh teknologi serta kemiskinan. Oleh sebab itu, pemuda Indonesia harus berani melangkah dengan semangat nasionalisme,” pungkasnya.

(Anggara Purissta)

HMJ Manajemen Langsungkan Raker

diposting pada tanggal 13 Feb 2018 17.04 oleh RDK FM UIN Jakarta

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengadakan rapat kerja (raker) pada Selasa (13/2) bertempat di Teater Lantai 2 FEB yang dihadiri sekitar 70 peserta, terdiri dari pengurus HMJ serta beberapa orang dosen. Tujuan diadakannya raker, agar selama menjabat sebagai HMJ Manajemen dapat melaksanakan program kerja (proker) dengan baik serta menjadi kader pemimpin di masa depan.

Ketua HMJ Manajemen, Deny Perdana Aji mengungkapkan, raker kali ini tidak mengalami perbedaan yang signifikan dengan tahun lalu yaitu dihadiri oleh pengurus HMJ yang memiliki hak suara dan hak pilih, tamu undangan yang terdiri dari dosen, namun hanya memiliki hak suara saja. Menurut Deny, kontribusi panitia dalam mensukseskan acara ini sangat baik, sehingga kendala-kendala yang dialami tidak begitu banyak. “Saya berharap agar proker yang telah dibuat oleh masing - masing divisi dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta seluruh pengurus HMJ Manajemen dapat menjadi pemimpin yang penuh amanah,” tutupnya.

Mahasiswa Manajemen semester dua, Vivi  Arista Putri menuturkan, adanya raker guna membantu terlaksananya seluruh proker yang telah dibuat, serta dapat membawa jurusan Manajemen yang lebih baik. Vivi melihat terdapat beberapa kendala saat acara raker, yaitu keterlambatan waktu mulai acara serta ada beberapa anggota HMJ yang tidak mengikuti rangkaian acara secara keseluruhan. “Saya berharap, HMJ Manajemen menjadi lebih baik lagi, serta seluruh proker yang telah dibuat dapat terlaksana sesuai tujuan bersama,” ujarnya.

(Shifa Ubaisilfa)

Menulis Jurnal Ilmiah dan Konferensi Jadi Syarat Kelulusan Baru Di FEB

diposting pada tanggal 13 Feb 2018 16.35 oleh RDK FM UIN Jakarta

Wakil Dekan (Wadek) I Bidang Akademik, Dr. Amilin, S.E, A.K, M.S.i mengungkapkan terdapat kebijakan baru bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta yang mewajibkan seluruh mahasiswa menulis artikel konfrensi atau jurnal nasional dan internasional terindeks sebagai persyaratan wisuda. Kewajiban menulis ini  berlaku untuk mahasiswa FEB, baik jenjang sarjana, magister maupun doktoral.

Dr. Amilin menjelaskan, surat keputusan  tentang kewajiban publikasi ilmiah yang berupa jurnal nasional maupun internasional serta konferensi dikeluarkan pada September 2017 lalu. Namun menurutnya, keputusan ini perlu disosialisasikan kepada mahasiswa selama dua semester, yakni batas akhir sampai 1 Juli 2018. “Sampai saat ini Surat Keputusan (SK) yang telah dibuat September lalu, terdapat perubahan yang diusulkan dari dosen-dosen. Sehingga SK tersebut perlu disempurnakan kembali. Kemungkinan besar pada Februari ini akan selesai,” ujarnya. Menurut Dr. Amilin, adanya surat keputusan ini karena misi Rektor UIN Jakarta yang menginginkan karya-karya ilmiah civitas akademika UIN banyak dibaca oleh khalayak. “Civitas akademika FEB telah menyiapkan, khususnya tim jurnal Al Arif dan Supriono, berupa media publikasi online bulanan. Menggunakan alat pendeteksi karya plagiat yang bernama software Turnitin, agar terhindar dari terjadinya plagiarisme,” terangnya. Lebih lanjut ia mengatakan, meski awalnya mahasiswa berat menerima kebijakan ini, namun dirinya tetap berharap dengan berjalannya waktu,mahasiswa akan terbiasa dan menerima dengan senang hati.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Dra. Madinatul Musyarofah menuturkan, dengan turunnya SK ini, tidak hanya mahasiwa yang perlu mendapat sosialisasi, namun dosen pembimbing juga perlu. “Software turnitin yang digunakan untuk mendeteksi karya plagiat, diberikan kepada masing-masing fakultas sebanyak enam buah. SK publikasi ilmiah tidak hanya diterapkan di FEB. Namun dengan perlahan, fakultas dan universitas lain akan menyusul menerapkan kebijakan ini,” katanya. Dra. Madinatul berharap, mahasiswa sekarang  harus pintar menulis agar dapat menuangkan karyanya serta tidak memplagiat.

Mahasiswa FEB, jurusan Ekonomi Pembangunan semester delapan, Fauziah Hanifah mengatakan, awalnya berat menerima keputusan ini. Namun dirinya yakin, manfaat yang akan didapatkannya sangat banyak, terutama dalam hal penulisan serta penelitian. Beberapa temannya yang menginginkan kuliah cepat dan mudah, merasa kurang senang dengan keputusan ini. “Saya harap seluruh teman-teman dan saya dapat menyelesaikan dengan baik persyaratan wisuda kali ini,” ujarnya.

 (Shifa Ubaisilfa)

Kecelakaan Maut Sebabkan Kelurahan Pisangan Berduka

diposting pada tanggal 12 Feb 2018 07.54 oleh RDK FM UIN Jakarta

Karangan Bunga Penuhi Kawasan Kelurahan Pisangan 


Kecelakaan bus pariwisata pada Sabtu (10/2), di kawasan tanjakan Emen , jalan Raya Bandung – Subang, Ciater, Subang, Provinsi Jawa Barat  telah menelan banyak korban mayoritas warga kelurahan Pisangan, Ciputat. Hal ini membuat warga pisangan berduka, pasalnya bus pariwisata tersebut mengangkut warga yang baru saja melaksanakan rapat tahunan Koperasi Permata Pisangan di Bandung. Saat melewati turunan yang curam, diduga bus pariwisata mengalami rem bloong, sehingga menabrak satu sepeda motor dan mengakibatkan kecelakan tragis.

Sekretaris Kelurahan Pisangan Ciputat Timur, Haena Rosyana  menjelaskan, ada tiga bus yang diberangkatkan dari pisangan untuk melaksanakan rapat tahunan koperasi permata pisangan, dan  bus pertama adalah bus yang mengalami kecelakaan ketika perjalanan pulang. Kecelakaan ini menelan 27 korban meninggal dunia, dimana 26 orang adalah warga pisangan, dan satu orang dari warga Karawang. Haena mengatakan, seluruh keluarga, kerabat, dan masyarakat sangat berduka atas kejadian ini, karena  banyak menelan korban dari warga Legoso Pisangan, yang bermukim dalam satu wilayah yang sama. Haena menuturkan, pihak keluarga sudah ikhlas menerima kejadian ini, serta bantuan dari pihak pemerintah juga ikut turun tangan dengan memberi bantuan kepada keluarga korban serta ikut mengurus korban luka dan jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan. Selain itu, semua pihak lembaga sosial juga turut membantu bekerja keras dalam pemulihan korban yang selamat.

“Sebaiknya bus sebelum digunakan harus diuji kelayakannya, agar menghindari musibah seperti ini. Serta semoga korban diterima disisi Allah SWT, dan keluarga korban diberikan keikhlasan dan kesabaran” ujar Haena.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) semester dua, Muhammad Zaki Riswanto mengaku sangat berduka setelah mendengar musibah kecelakaan bus pariwisata, terlebih lagi korban kecelakaan adalah warga pisangan yang berada dalam satu kawasan dengan dirinya. Zaki mengatakan warga kelurahan Pisangan sangat berduka, terlihat dari karangan bunga memenuhi pinggiran jalan kelurahan. zaki berharap, semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan keikhlasan.

(Thalita Zada Affandi)

UKM Pramuka Adakan Pengembaraan 2018 Wilayah Lampung

diposting pada tanggal 12 Feb 2018 04.31 oleh RDK FM UIN Jakarta   [ diperbarui16 Feb 2018 05.19 ]

Foto bersama peserta Pengembaraan 2018

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka UIN Jakarta mengadakan kegiatan Pengembaraan 2018. Anggota pramuka harus melalui proses kegiatan pengembaraan untuk memperoleh gelar Pandega. Pengembaraan yang diadakan pada 5 hingga 11 Februari 2018, bertempat di wilayah Lampung. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahunnya, pada tahun ini terdiri dari 28 peserta meliputi 14 peserta wanita dan 14 peserta pria yang telah diberangkatkan. Berbeda dengan tahun sebelumnya kegiatan pengembaraan pernah diadakan dibeberapa wilayah seperti Bandung, Semarang, dan Palembang.

Sekretaris satu Pengembaraan, Imey Maulana Alam menjelaskan, kegiatan pengembaraan mencangkup aspek studi komperatif, yaitu studi banding antara pramuka UIN Jakarta dengan pramuka universitas yang berada di lampung. Kemudian dilanjutkan dengan studi wisata agar peserta belajar cara manajemen tempat wisata, serta diadakan juga studi sosial dengan mengadakan santunan untuk anak yatim piatu. Pria yang akrab disapa Imey ini mengatakan, kedatangan peserta Pengembaraan disambutan oleh anggota pramuka di lampung dengan sangat meriah, dan disuguhi dengan tarian dan adat lampung. selain itu peserta pengembaraan juga menampilkan tari ondel-ondel dan budaya betawi lainnya, sebagai ajang tukar budaya dengan anggota pramuka di lampung.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan tersebut dapat menjalin kerja sama dengan anggota pramuka seluruh Indonesia dan saling berbagi informasi untuk kemajuan pramuka Indonesia” ungkap Imey

Anggota Ukm Pramuka, Dian Rosdiana mengatakan, kegiatan pengembaraan merupakan kegiatan positif untuk menempuh perjalanan ke suatu tempat, tetapi mencangkup banyak kegiatan seperti, studi komparatif, studi usaha, dan studi budaya. Peserta Pengembaraan juga dapat bertukar informasi mengenai keracanaan, usaha yang sedang berkuasa di daerah tersebut, dan sebagainya. Dian berharap, semoga Pramuka UIN Jakarta dapat menjadi wadah bagi pemuda yang kreatif, bertanggung jawab, bertaqwa, serta menjadi lembaga kemahasiswaan yang dapat  berkontribusi untuk pembangunan bangsa.

(Thalita Zada Affandi)

Tingkatkan Prestasi Akademik Dengan Beasiswa PPA

diposting pada tanggal 11 Feb 2018 07.37 oleh RDK FM UIN Jakarta   [ diperbarui12 Feb 2018 07.55 ]

Jadwal Pendaftaran Beasiswa PPA

UIN Jakarta telah membuka pendaftaran beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) 2018. Pendaftaran telah dibuka pada Rabu (7/2),  diinformasikan melalui website www.kemahasiswaan.uinjkt.ac.id . Beasiswa ini telah dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan  untuk meningkatkan prestasi penerima beasiswa yang kurang mampu, serta mengurangi jumlah mahasiswa yang putus kuliah karena biaya, dan meningkatkan akses dengan pemerataan kesempatan belajar di perguruan tinggi.

Dilansir dari www.kemahasiswaan.uinjkt.ac.id,  pendaftaran secara daring di mulai pada 7 Februari hingga 9 Maret, untuk pemberkasan dimulai pada 13 Maret, kemudian tahap seleksi Pada 29 Maret, dan pengumuman akan dilakukan pada 10 April 2018. Mahasiswa yang dapat mengikuti beasiswa merupakan mahasiswa semester dua sampai empat, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Mahasiswa fakultas dakwah dan ilmu komunikasi (Fdikom), jurusan Jurnalistik, semester dua, Ridha Maulida mengatakan, alasan dan motivasi untuk mengikuti beasiswa PPA yakni menjadi pembangkit semangat untuk meningkatkan prestasi akademik. Mahasiswa yang akrab disapa Lidya ini juga mengatakan, ingin meringankan beban orang tua dalam pembiayaan kuliah dengan mendapatka beasiswa.

“saya mengetahui informasi mengenai beasiswa PPA melalui Grup dan Media Sosial, semoga kedepannya saya mendapatkan beasiswa untuk digunakan dengan baik,” Ungkap Lidya

(Alya Safira Azizah)

Lika-Liku Mahasiswa dalam Mendapatkan Beasiswa

diposting pada tanggal 11 Feb 2018 07.34 oleh RDK FM UIN Jakarta   [ diperbarui16 Feb 2018 05.33 ]

Banyak alasan dan motivasi mahasiswa untuk mengikuti dan mendapatkan beasiswa, mulai dari ingin membantu orang tua dalam pembiayaan kuliah, memotivasi diri untuk meningkatkan prestasi,  ingin kuliah di luar negeri tanpa biaya sendiri, dan masih banyak lagi. Apalagi saat ini banyak  program pemerintah, lembaga swasta, dan kampus-kampus yang mengadakan beasiswa dalam jumlah banyak. Namun, mendapatkan beasiswa bukanlah hal yang mudah.

Seperti yang dirasakan penerima beasiswa Baranusa, Nuraiani mengatakan, untuk bisa mendapatkan beasiswa harus melalui tahap demi tahap. Mulai dari megikuti seleksi dengan tahapan yang sulit, membuat essay, social project, proposal hidup dan lain sebagainya. Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) ini menambahkan jika ingin mendapatkan beasiswa harus tahu informasi dan mencari kesempatan sebanyak banyaknya, karena kesempatan untuk mendapatkan beasiswa sangatlah tebuka lebar, hanya saja mahasiswa yang harus lebih giat untuk memperolehnya.

“Hal utama yang diperlukan adalah usaha dan doa, serta meminta restu kedua orang tua agar dilancarkan dalam memperoleh beasiswa,” ujar Nur.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) jurusan Ekonomi Syariah, semester dua, Muthmainnah mengatakan sangat mengapresiasi kepada mahasiswa yang bisa mendapatkan beasiswa karena sangat memotivasi untuk lebih berprestasi. Muthmay juga mengatakan, sebagai mahasiswa yang mendapatkan beasiswa, agar uang yang diberikan tidak disalah gunakan karena sebagai penerima beasiswa, mempertahankannya cukup sulit.

(Alya Safira Azizah)

UKM Arkadia Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

diposting pada tanggal 8 Feb 2018 16.36 oleh RDK FM UIN Jakarta   [ diperbarui16 Feb 2018 05.26 ]

Penyerahan Bantuan oleh Relawan Kepada Korban Banjir

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Pecinta Alam (KPA) Arti Keagungan dan Keindahan Alam (Arkadia), mengirimkan dua anggota untuk membantu wilayah yang terkena bencana banjir pada Rabu (7/2). Jumlah anggota yang dikirim sebanyak dua orang, yakni Salma Hanawati dan Muhammad Abdul Baits, untuk membantu tiga wilayah yang terkena dampak banjir. Wilayah yang menjadi titik utama bantuan meliputi Bidara Cina, Kampung Melayu dan Binawan.

Bagian Logistik Arkadia, Salma Hanawati mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap koban banjir Jakarta. Bantuan yang  diberikan berupa pakaian bekas, dan uang. Perempuan yang kerap dipanggil Gek menjelaskan, bantuan dana didapatkan dari penggalangan yang  dilakukan sejak 6 Februari. Gek mengungkapkan, dengan adanya bantuan ini warga merasa terbantu. Menurutnya banjir diwilayah tersebut sudah mulai surut, warga sudah mulai mebersihkan rumah mereka. Namun masih banyak warga yang bertahan di pengungsian, karena rumah mereka masih tergenang banjit,  dan berjaga-jaga jika hujan datang, dan debit air mulai naik kembali.

“Saya berharap semoga masyarakat lebih peduli untuk menjaga lingkungannya, dan mahasiswa juga lebih tanggap jika terjadi bencana diwilayah sekitar kita,” ungkap Gek.

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester dua, Farhan Faishal mengatakan kegiatan yang diadakan bagus sekali serta merupakan kegiatan yang mulia dengan memberikan bantuan kepada korban banjir. Faishal berharap, semoga semakin banyak masyarakat dan komunitas, yang tergerak untuk membantu sesama, bukan hanya pada saat musibah. Namun saat siapapun membutuhkan bantuan.

(Syahbaniyah Widyanitamy)

DNK TV Gelar Final Interview

diposting pada tanggal 8 Feb 2018 16.28 oleh RDK FM UIN Jakarta   [ diperbarui11 Feb 2018 21.11 ]



Suasana Peserta menunggu Final Interview 

Dakwah dan Komunikasi Televisi (DnK TV) telah melaksanakan tahap terakhir dari seleksi calon anggota baru pada Kamis (8/2). Tahap akhir pada seleksi tersebut yakni final interview , yang sudah dimulai sejak 6 hingga 8 februari lalu, dan diselenggarakan di Studio DnK TV Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom).  Peserta yang merupakan calon anggota baru sangat antusias mengikuti tahap ini, karena pada tahap terakhir yang menentukan lolos atau tidaknya calon anggota baru.

Koordinataor Publikasi DnK TV, Ayu Nadia mengutarakan, penyeleksian calon anggota baru melewati beberapa tahap, seperti wawancara, psikotes, pelatihan, produksi, dan final interview.  Selain itu, final interview telah dilaksanakan tetapi masih banyak peserta yang belum mengkuti interview, sehingga diberi waktunya diperpanjang, diperkirakan dari 60 peserta hanya 40 orang yang akan lolos untuk menjadi anggota baru.

“Saya berharap untuk semua peserta dapat menerima hasil yang sudah ditetapkan panitia, dan ilmu yang diberikan selama pelatihan akan berguna nantinya,”  ungkap Ayu.

Mahasiswa Fdikom, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Via Junita memaparkan, persiapan yang dilakukan untuk final interview yakni persiapan mental dan me-review materi yang sudah diberikan. Vije berharap dapat menjadi anggota baru, untuk berproses bersama dan melanjutkan kepengurusan, karena banyak kesan yang didapatkan selama pelatihan pendidikan.

(Syifa Nurisnaini Kaltsum)

 

21-30 of 1597